Pada satu saat ketika kuliah tafsir yang diisi oleh Ust. Budi Hata’at, beliau mengatakan, ”hati-hati bagi antum yang menuntut ilmu disebabkan
atau karena diniatkan untuk mencari dunia.
Itu adalah haram.!”
Kemudian beliau katakan sebuah hadits sebagai berikut: Al-Imam Abu Dawud dan lainnya meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mempelajari ilmu yang seharusnya dia mengharapkan Wajah Allah, akan tetapi dia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan satu bagian dari dunia, maka dia tidak akan mendapatkan baunya surga pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud no.3664, Ibnu Majah 1/93, Al-Hakim 1/85 dan beliau menshahihkannya dan disepakati oleh Adz-Dzahabiy serta dishahihkan oleh An-Nawawiy di dalam Al-Majmuu’ 1/23)
Pertanyaannya adalah, kalau begitu untuk apa dong kita sekolah tinggi2 sampai es-es an segala????
beliau katakan bahwa ada dua hal yang bisa dilakukan dengan ilmu tersebut,
yang pertama adalah kita dibutuhkan oleh orang lain karena ilmu tersebut
dan yang kedua kita berdakwah dengan ilmu yang kita miliki tsb.
Setelah dipikir2…rupanya kerjaan yang cocok untuk kita bila berlandaskan hadits
diatas itu jadi konsultan aja dimana orang butuh kepada kita akan ilmu kita
atau jadi ustadz sekalian.
Atau bisa juga jadi pengusaha kali yah…
artikel bagus pak.
klo menurut saya tidak harus seseorang itu berbagi ilmu dg profesi tertentu.
yang jelas cari yg kita sukai semoga yg kita sukai itu berguna bagi org lain.
mungkin lebih detailnya bisa dibuka di blog saya asabiasa.wordpress.com
Oleh: asahila on April 7, 2008
at 7:18 am