Anniversary dari kata latin anniversarius yang berarti tahun dan untuk kembali, sehingga artinya kurang lebih kembali setiap tahun atau ulang tahun. Anniversary disini yang saya maksudkan adalah tak terasa sudah setahun saya keluar dari PT. Freeport Indonesia, perusahaan dimana saya menambah sebuah catatan untuk memperpanjang CV (Curiculum Vitae). 13 tahun kurang satu bulan saya di PT. Freeport Indonesia, dimana dari hasil pekerjaan saya bisa mendapatkan istri satu, anak tiga hehehe Alhamdulillah, dibanding teman-teman lain yang baru punya anak 1 hehe.
Pada awalnya terasa berat untuk meninggalkan PTFI karena kenyamanan yang diberikan yang mungkin susah untuk didapatkan lagi, bagaimana tidak, dari mulai rumah dan perlengkapannya, mobil, gaji, dll…bisa dikatakan sudah bisa membuat orang betah bertahan walaupun di dalam hutan. Ala kulli hal, rupanya Allah memang berkehendak mempermudah saya keluar dari PTFI, dimulai dari beberapa perkara kemudian juga mendapatkan ni’mat yang lainnya, akhirnya jadilah juga saya keluar dari zona kenyamanan dan berpindah ke zona perjuangan yang baru.
Sudah setahun tepat saya keluar, dan apa sekarang yang didapatkan???? tentunya ilmu pengetahuan formal, sosialisasi dengan masyarakat, pengalaman hidup, dll…
Ternyata banyak yang sudah saya dapatkan dibanding apabila saya tetap bertahan disana. Untuk bertahan dalam zona kenyamanan memang mudah, yang tidak mudah adalah bagaimana melepaskan kenyamanan untuk ditukarkan dengan pengalaman hidup yang beraneka ragam yang tidak mungkin didapatkan apabila kita tetap bertahan.
Teringat saya ucapan seseorang yang mengatakan,”kalau kamu ingin maju, lihatlah dunia ini yang begitu luas. Bumi ini bukan hanya papua atau jawa saja, akan tetapi sungguh banyak gugusan-gugusan daratan yang belum kamu hinggapi (emang burung??). Pergilah!! lihatlah dunia nyata!! ambil pelajaran darinya dan buatlah hidupmu semakin berwarna.” Dipikir-pikir, ternyata benar juga atau paling tidak ada sisi benarnya hehehe. Kalau kita tinggal saja dan menikmati kenyamanan mana tahu kita akan penderitaan orang lain, mana tahu kita informasi kalau kita tinggal ditempat terpencil, mana bisa anak kita maju kalau yang ditahu hanya itu-itu saja.
Saya bersyukur mengambil keputusan yang tepat, dan saya tidak akan pernah menyesali saya keluar dari PTFI.
iyakah…..bi?
Oleh: ummi on September 11, 2008
at 4:39 am